Dua Oknum Polisi Diduga Terlibat Tawuran Warga di Tikep Saat Lebaran

Tawuran
Momen Hari Raya Idulfitri diwarnai tawuran antara warga Desa Koli dan Desa Bale di Kecamatan Oba, (Doks:Infopulau.com)

Infopulau.com — Momen Hari Raya Idulfitri mestinya berlangsung damai justru diwarnai tawuran. Seperti terjadi antara warga Desa Koli dan Desa Bale di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Sabtu (21/3/2026).

Aksi saling lempar batu dua kelompok warga didominasi para pemuda.  Mengakibatkan sejumlah rumah di Desa Koli rusak. Bahkan, beberapa pemuda mengalami luka ringan.

Ditengah ketegangan warga, muncul dugaan keterlibatan dua oknum anggota polisi dalam tauran tersebut.

Informasi diperoleh menyebutkan, oknum polisi berinisial F.Hi.K bertugas di Polres Halmahera Tengah dan inisial DSA bertugas Polsek Oba.

Seorang warga Desa Koli berada di lokasi kejadian, mengaku melihat kedua oknum diduga terlibat aksi tawuran.

“Bukannya mengamankan situasi, kedua oknum diduga ikut saat tawuran berlansung,” ujarnya, sembari meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia menambahkan, kedua oknum polisi tidak mengenakan pakaian dinas saat kejadian tersebut, dan turut  memperkeruh situasi.

“Meskipun konflik telah dimediasi oleh Polsek Oba, keterlibatan kedua oknum polisi harus diusut tuntas,” Pinta warga itu.

Sementara, Kapolsek Oba, IPDA Muh. Aditya Nugraha, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, tawuran tersebut telah diselesaikan melalui mediasi.

“Kedua pihak sudah dipanggil dan sepakat berdamai,” katanya, Minggu (22/03).

Mengenai kedua oknum anggota, ia menyebutkan bahwa, DSA sudah dimintai keterangan. Hasilnya, tidak sesuai dengan isu beredar. Meski demikian, proses penyelidikan masih terus dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, kedua oknum polisi tersebut masih dalam upaya konfirmasi Wartawan. (*)