Geger! Oknum DPRD Malut Fraksi Demokrat Serukan ‘Baku Bunuh’ di Tengah Konflik Tobelo

Aksandri Kitong,
Aksandri Kitong, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Demokrat, (Foto: Istimewa)

Infopulau.com — Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Demokrat, Aksandri Kitong, mendadak jadi sorotan publik. Bukan karena prestasi, melainkan pernyataan kontroversial dan memperkeruh suasana di Halmahera Utara (Halut).

Ditengah ketegangan warga Tobelo pasca konflik pawai obor pada malam Idulfitri 2026, polemik masih berlanjut. Situasi belum sepenuhnya kondusif, namun Aksandri justru mengeluarkan pernyataan memperparah keadaan.

Sebagai legislator, semestinya ia menjaga ketertiban dan merawat kerukunan antarumat beragama. Sayangnya, sikap itu tidak terlihat. Ia bahkan melontarkan pernyataan mengandung provokatif dan  mengarah kekerasan.

Pernyataan tersebut muncul dalam percakapan grup WhatsApp internal DPC GMKI Halmahera Utara, lalu tersebar luas dimedia sosial hingga memicu kecaman publik.

Dalam percakapan itu, sejumlah aktivis membahas rencana aksi damai sebagai respons atas konflik pawai obor. Salah satu pesan menyebut komunikasi masih berjalan terkait rencana tersebut.

Ironisnya, Aksandri merespons dengan kalimat, “bilang langsung baku bunuh sudah, supaya dong tau tong juga siap.”

Ucapan itu langsung menuai reaksi keras dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan sikap wakil rakyat dan berpotensi memicu eskalasi konflik.

Hingga kini, Aksandri Kitong masih dalam upaya konfirmasi oleh wartawan terkait pernyataan tersebut. (*)