Isu Sianida Obi, Wa Bua Bantah Kaitkan APH dan Nikolas

Infopulau.com — Wa Bua membantah pemberitaan Infopulau.com berjudul “Skandal Sianida di Obi, Penambang Seret Kapolres dan Polda Malut” yang diterbitkan pada Jumat (7/8/2026).

Pemberitaan tersebut sebelumnya mengulas peredaran bahan berbahaya dan beracun (B3) berupa sianida (CN) ke aktivitas pengolahan emas di wilayah Halmahera Selatan.

Dalam klarifikasinya, Wa Bua menegaskan bahwa pernyataan yang sebelumnya disampaikan saat wartawan mendatangi kediamannya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Ia mengaku saat kedatangan wartawan dalam kondisi marah dan tegang sehingga memberikan jawaban secara tidak terarah dan tidak sesuai fakta.

“Pernyataan saya soal komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kapolres dan anggota Polda Malut, itu hanya karena kedatangan wartawan. Saya kaku dalam berbahasa,” Tutur Wa Bua.

Wa Bua juga meluruskan pemberitaan yang menyebut dirinya sebagai mitra Nikolas dalam kaitannya dengan distribusi sianida.

Menurutnya, hubungan dengan Nikolas pada masa lalu hanya sebatas komunikasi dan urusan pembangunan gudang, bukan sebagai mitra dalam bisnis atau pemasokan sianida.

“Terkait Nikolas itu dulu kami sering komunikasi, sampai saya bangun dia punya sebuah gudang. Tapi sekarang kami sudah tidak komunikasi lagi,” Tegas Wa Bua.

Ia juga membantah bahwa usaha pengolahan emas miliknya di Manatahan menggunakan sianida sebagaimana disebut dalam pemberitaan sebelumnya.

“Terkait usaha emas di Manatahan, kami memang baru masuk usaha disitu, tetapi tidak menggunakan sianida sebagaimana dituduhkan dalam pemberitaan,” Jelasnya.

Wa Bua menegaskan, klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dengan adanya bantahan tersebut, Infopulau.com memuat klarifikasi Wa Bua sebagai bagian dari hak jawab dan keberimbangan pemberitaan. (*)