Polri  

Jaga Malut Tetap Kondusif, Polda Ingatkan Bahaya Provokasi

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto,(foto: istimewa).

Infopulau.com — Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keamanan di tengah dinamika penyampaian aspirasi yang berkembang di sejumlah wilayah Indonesia.

Polda Malut mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi atas isu yang belum terverifikasi maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., menegaskan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan hak setiap warga negara.

Meski demikian, hak tersebut harus disampaikan secara tertib, damai dan bertanggung jawab.

“Pada prinsipnya, Polri menghormati hak sampaikan aspirasi. Kami mengajak masyarakat Malut tetap jaga suasana yang aman dan kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya,” Kata Hadi, Rabu (26/8/2026).

Hadi mengatakan, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Menurutnya, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan maupun merusak kerukunan masyarakat.

“Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan dewasa,” Ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, terutama dalam menerima dan menyebarkan informasi terkait situasi keamanan maupun ajakan mengikuti suatu kegiatan.

“Saring sebelum sharing. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” Jelasnya.

Polda Malut menegaskan tetap menghormati masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi. Namun, penyampaian itu harus berlangsung secara tertib, damai dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Polda Malut turut mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan ikut menjaga situasi keamanan di Maluku Utara.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga persaudaraan, kedamaian dan persatuan. Jangan beri ruang bagi provokasi yang dapat memecah belah masyarakat,” Ungkapnya.

Dalam menjaga kamtibmas, Polda Malut menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)