Kapus Bibinoi Nassarudin Kamarullah Diduga Kuat Korupsi Dana BOK Ratusan Juta

Kapus Bibinohi Nassarudin Kamarullah (foto istimewa)

Infopulau.com — Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang sejatinya dipergunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan, Kerap kali disalahgunakan oleh Kepala Puskesmas (Kapus).

Kali ini, Public kembali dihebohkan oleh dugaan praktik korupsi di tubuh Puskesmas Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah. Pasalnya, Kepala Puskesmas Bibinohi, Nassarudin Kamarullah, disebut tidak pernah transparan dalam pengelolaan Dana BOK sejak tahun anggaran 2023—2025.

Hasil penelusuran media ini, dari sejumlah sumber internal Puskesmas yang enggan disebutkan namanya mengungkap, selama kepemimpinan Nassarudin tidak pernah terbuka soal jumlah dana BOK maupun penggunaannya.

“Kami hanya bekerja sesuai perintah. Tidak pernah tahu berapa dana BOK yang turun, apalagi kemana dipakai. Semua diatur langsung Kapus,” ungkap salah satu sumber.

Minimnya transparansi itu berdampak serius pada pelayanan kesehatan masyarakat. Program penting seperti penyuluhan, imunisasi, hingga sosialisasi ke desa-desa kerap terhenti lantaran alasan ketiadaan anggaran.

“Seharusnya ada kegiatan rutin sesuai juknis, tapi sering tidak jalan. Alasannya anggaran sudah habis, padahal kami tidak pernah lihat laporan dana itu ke mana,” tambah sumber lain dengan nada kesal.

Lebih jauh, dugaan manipulasi laporan juga menyeruak. Laporan ke Dinas Kesehatan disebut seolah-olah normal, padahal banyak kegiatan yang tidak pernah dilaksanakan di lapangan.

Tak hanya soal dana, penyalahgunaan aset Puskesmas juga terkuak. Nassarudin diduga menyerahkan satu unit bodi viber (kapal cepat) milik Puskesmas Bibinoi kepada saudara kandungnya untuk dipakai secara pribadi.

“Itu kapal cepat untuk lintas laut, tapi sekarang sudah diberikan ke saudara kandung Kapus,” tegas salah satu sumber internal Puskesmas itu.

Sejumlah pegawai mengaku ingin melaporkan dugaan korupsi ini ke Pemerintah Daerah Halmahera Selatan. Namun, langkah itu dianggap sia-sia lantaran Nassarudin disebut memiliki kedekatan khusus dengan sejumlah pejabat penting di Pemda.

“Nassarudin sering mengakui kedekatannya dengan pejabat Pemda Halsel. Jadi kami pikir sekalipun kami melapor, hasilnya tidak akan ada,” keluh sumber tersebut.

Terkait hal itu, Kapus Bibinoi Nassarudin Kamarullah saat di konfirmasi wartawan melalui pesan watsaaap enggan merespon. (*)