Infopulau.com — Kebakaran lahan terjadi di Desa Akelamo Cinga-Cinga, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada Selasa (25/8/2026) malam.
Api mulai terlihat sekitar pukul 18.30 WIT dari lahan kosong di belakang bukit. Kobaran api kemudian membesar dan merembet ke lahan perkebunan warga hingga membakar tanaman kelapa, cokelat, dan pala.
Kebakaran diketahui setelah sejumlah pengendara yang melintas di jalan Trans Halbar-Halut melihat kobaran api. Informasi itu kemudian disampaikan kepada warga dan Babinsa yang bertugas di desa setempat.
Babinsa bersama pemilik lahan, Safrudin Ahmad (48) dan Munawar (49), dibantu masyarakat langsung berupaya memadamkan api. Sayangnya, upaya itu terkendala angin kencang dan kondisi medan yang sulit.

Sekitar pukul 22.00 WIT, bantuan pemadaman tiba di lokasi. Dua unit kendaraan BPBD Halmahera Utara dan satu unit kendaraan pemadam milik PT NHM kemudian dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Pemadaman turut melibatkan 10 personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor yang dipimpin Danki IPTU Asri Ela, personel Koramil 1502/Jailolo, Polsek Jailolo Selatan, BPBD Halut, PT NHM, serta masyarakat.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIT, Rabu (26/8/2026). Petugas dan warga kemudian melakukan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
Akibat kebakaran ini, sekitar 2 hektare lahan dilaporkan terbakar. Sebanyak 140 pohon kelapa, 140 pohon cokelat, dan 50 pohon pala milik warga ikut terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lokasi kebakaran juga berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman warga.
Sementara itu, kebakaran diduga dipicu suhu panas yang menyebabkan gesekan bambu kering hingga memunculkan percikan api. (*)



