Kodim 1509/Labuha Hadirkan Harapan, Jembatan Garuda Segera Dinikmati Warga Bacan Timur

TNI
Gambar: Personel TNI Kodim 1509/Labuha bersama pemerintah daerah dan warga melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan, Rabu (1/4/2026).

Infopulau.com  —  Kodim 1509/Labuha melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda di Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat, khususnya sebagai penghubung antara Desa Sayoang dan Desa Yaba.

Kegiatan tersebut hadir sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI. Diantaranya Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Kepala Dinas PU Halsel Idham Pora, Camat Bacan Timur Niar Barakati, serta tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara diawali dengan kedatangan rombongan pada pukul 09.15 WIT. Dilanjutkan pembukaan pada pukul 10.00 WIT. Sambutan Pangdam XV/Pattimura dibacakan Kapoksahli Pangdam menjadi bagian penting sebelum prosesi peletakan batu pertama dilakukan pada pukul 10.30 WIT. Kegiatan berakhir pukul 12.10 WIT dalam keadaan aman dan lancar.

Jembatan Garuda direncanakan memiliki bentangan sepanjang 10 meter dengan lebar sungai sekitar 8 meter. Selama ini, kondisi sungai menjadi penghubung kedua desa kerap menyulitkan warga. Saat cuaca normal, ketinggian air berada di bawah lutut orang dewasa, namun saat hujan dapat mencapai hingga 2 meter, sehingga membahayakan aktivitas masyarakat.

Keberadaan jembatan ini diharapkan memberi dampak signifikan bagi warga. Dari total 677 kepala keluarga di wilayah tersebut, sekitar 350 petani menggantungkan aktivitasnya pada akses lintas sungai. Selain itu, sekitar 30 kendaraan melintasi jalur tersebut setiap hari.

Pembangunan jembatan melibatkan berbagai pihak. Terdiri dari dua orang tim teknis Dinas Pekerjaan Umum, 10 personel TNI Kodim 1509/Labuha, serta sekitar 10 warga yang turut bergotong royong.

Dengan demikian, pembangunan Jembatan Garuda, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih aman dan lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Bacan Timur. (*)