Infopulau.com — Warga Desa Toin, Kecamatan Botang Lomang, menyarankan Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Ilham Abubakar, untuk segera meninggalkan jabatannya, Senin (17/11/2025).
Saran ini muncul sebagai bentuk kekecewaan atas janji melakukan audit khusus terkait penggunaan Dana Desa (DD) oleh Kades Toin, Fahmi Taher, yang hingga kini belum terealisasi.
Padahal, Ilham sebelumnya berjanji di hadapan massa aksi di depan Kantor Inspektorat Halsel bahwa, pihaknya akan segera turun melakukan audit khusus. Tetapi hingga hari ini, warga menyebut tidak ada tanda-tanda kehadiran tim Inspektorat di desa mereka.
Sejumlah warga yang ditemui media ini mengaku kecewa, dan menilai sikap tersebut bertentangan dengan tugas Inspektorat sebagai lembaga teknis daerah yang bertanggung jawab mengawasi penggunaan anggaran publik.
“Jika Kepala Inspektorat sendiri tidak konsisten dengan ucapannya, alangkah baiknya Ilham Abubakar mundur demi efektivitas pengawasan uang rakyat,” ujar salah satu warga.
Menurut warga, tindakan Ilham dinilai bukan sekadar keterlambatan, tetapi juga bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat.
Mereka menilai, sikap diam Inspektorat dapat menimbulkan dugaan adanya keberpihakan atau ketidaktegasan dalam menangani persoalan serius di desa tersebut.
Kekecewaan warga pun semakin memuncak. Beberapa tokoh Desa menyebut janji Ilham saat aksi sebelumnya sebagai “pembohongan”, karena tidak disertai tindakan nyata sesuai komitmennya.
Mereka menegaskan, apabila dalam waktu dekat Inspektorat tetap tidak merespons, mereka akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar. Bahkan, pencopotan Ilham Abubakar dari jabatannya juga menjadi salah satu tuntutan yang akan mereka bawa.
“Jika janji itu kembali diabaikan, kami akan melakukan demonstrasi tanpa henti. Tuntutan kami jelas: copot Ilham Abubakar dan tetap laksanakan audit terhadap Kades Toin,” tegas warga.
Terkait hal itu, Kepala Inspektorat Halsel, Ilham Abubakar, masih dalam upaya konfirmasi wartawan. (*)



