Pemprov Malut dan Pemkab Halteng Turun Langsung Akhiri Bentrokan Warga Patani Barat

Pemerintah
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe bersama Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji dan jajaran TNI-Polri saat meninjau langsung lokasi konflik antar Desa Sibenpopo dan Banemo di Kecamatan Patani Barat, Sabtu (4/4/2026),

Infopulau.com  —  Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Pemkab Halteng) turun langsung ke lokasi bentrokan antar dua desa, Sibenpopo dan Banemo, di Kecamatan Patani Barat, Sabtu (4/4/2026).

Kehadiran pemerintah daerah ini menjadi sinyal kuat keseriusan dalam menyelesaikan konflik sekaligus merajut kembali hubungan persaudaraan yang sempat retak di tengah masyarakat.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, didampingi Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji. Turut hadir pula jajaran petinggi keamanan, di antaranya Wakapolda Maluku Utara Irjen Pol. Stephen M. Napiun dan Dandrem 152/Babullah Brigjen TNI Enoh Solehudin.

Dalam pertemuan dengan warga di Desa Banemo, Bupati Ikram menegaskan bahwa, kehadiran para pejabat tinggi tersebut menunjukkan konflik ini mendapat perhatian serius, bahkan telah menjadi sorotan di tingkat nasional.

“Kehadiran Wakil Gubernur bersama Forkopimda Provinsi adalah untuk memastikan persoalan ini diselesaikan secara tuntas. Percayakan penanganannya kepada pemerintah, TNI, dan Polri. Mari kita jaga situasi tetap kondusif,” tegas Ikram.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Kapolda Maluku Utara hingga jajaran Mabes Polri direncanakan akan turun langsung meninjau lokasi konflik.

Sebagai langkah konkret menuju perdamaian, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen memfasilitasi pertemuan antara kedua desa yang bertikai.

“Kami akan mempertemukan kedua belah pihak untuk membangun kembali hubungan persaudaraan yang sempat terluka. Saatnya kita akhiri semua ini dengan damai,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan duka mendalam atas gugurnya salah satu tokoh masyarakat dalam insiden tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kami menyampaikan belasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menahan diri, terlebih dalam suasana pasca-Idulfitri yang identik dengan nilai saling memaafkan.

“Kita baru saja merayakan Idulfitri, momentum untuk saling memaafkan. Mari kita kendalikan emosi. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir,” pesannya.

Sarbin juga menegaskan komitmen Pemprov Malut untuk terus mendukung Pemkab Halteng dalam menangani dampak konflik serta membantu pemulihan kondisi sosial dan keamanan masyarakat. (*)