PKB Malut Buka Pertarungan Baru, 31 Kandidat Incar Kursi Ketua DPC

Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman.
Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, (Foto: Istimewa)

Infopulau.com  —  Perebutan kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara mulai memanas.

Sebanyak 31 kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di gelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Maluku Utara pada 6 Mei 2026.

Agenda ini bukan sekadar proses administratif. DPW PKB Malut menghadirkan tim penguji dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk mengukur kapasitas, loyalitas, dan kemampuan kandidat dalam membesarkan partai di daerah.

Persaingan menuju kursi Ketua DPC di prediksi berlangsung ketat. Para kandidat harus menunjukkan kekuatan organisasi, strategi politik, dan kemampuan membangun konsolidasi partai menjelang agenda politik mendatang.

Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, menegaskan bahwa PKB tidak ingin melahirkan pemimpin hanya kuat secara administratif, tetapi lemah dalam kerja politik di lapangan.

Menurut Jasri, PKB membutuhkan figur aktif bekerja, mampu menggerakkan struktur partai, dan dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin proses ini melahirkan ketua DPC yang benar-benar siap bekerja dan mampu membesarkan partai,” tegasnya.

Jasri juga menegaskan bahwa DPW PKB Malut tidak menentukan ketua terpilih secara final. Setelah kandidat mengikuti fit and proper test, DPW akan mengirim nama mereka ke DPP PKB untuk diputuskan.

Mekanisme ini menunjukkan upaya PKB Maluku Utara dalam membangun pola rekrutmen politik yang lebih terbuka dan kompetitif. Proses tersebut juga menjadi ajang bagi kandidat untuk membuktikan kapasitas sebagai calon pemimpin partai di daerah.

Fit and proper test ini dinilai penting karena hasilnya akan menentukan arah konsolidasi PKB di Maluku Utara menjelang agenda politik ke depan.

Sosok bakal terpilih nantinya diyakini memegang peran penting untuk memperkuat pengaruh partai hingga tingkat akar rumput. (*)