Infopulau.com — Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Pangdam bersama rombongan tiba di Bandara Oesman Sadik Labuha, Desa Hidayat, sekitar pukul 09.30 WIT menggunakan pesawat CASA TNI AD A-9144. Turut mendampingi, Asintel Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing, Aster Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Aris Prasetyo, Dandeninteldam XV/Pattimura Letkol Inf Ahmad Handy Syahputro, Pabandya Bakti Sterdam XV/Pattimura Mayor Czi Haris Faojiantoro, serta sejumlah personel pendamping.

Kedatangan Pangdam disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Selatan, di antaranya Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, Sekretaris Daerah Abdillah Kamarullah, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, Kajari Halmahera Selatan Tomi Busnarma, Ketua Pengadilan Negeri Labuha Wahyudin Syah Panjaitan, unsur Kodim 1509/Labuha, Yonif TP 867/SM, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan penghormatan militer, pengalungan kain khas Halmahera Selatan, prosesi adat Joko Kaha (injak tanah), pembacaan doa, dan penampilan tarian tradisional Soya-Soya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.

Usai penyambutan, Pangdam memberikan keterangan kepada awak media di ruang VIP Bandara Oesman Sadik. Ia menjelaskan bahwa proses pembentukan Kodam Maluku Kieraha masih berjalan sesuai mekanisme dan tahapan yang telah ditetapkan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat.
“Pembangunan Kodam Maluku Kieraha masih berproses sesuai ketentuan. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar proses ini berjalan dengan baik,” Ujar Dody.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengapresiasi pelaksanaan Program Emas Hijau melalui gerakan penanaman satu juta pohon sukun. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Maluku Utara.
Setelah itu, Pangdam melanjutkan agenda ke Markas Yonif TP 867/SM dan tiba sekitar pukul 10.24 WIT. Kehadirannya kembali disambut dengan penghormatan militer, pengalungan bunga, hormat jajar, tarian Soya-Soya, pengecekan pangkalan, hingga demonstrasi pencak silat militer yang diperagakan prajurit.
Dalam arahannya kepada personel Yonif TP 867/SM dan Kodim 1509/Labuha, Pangdam menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, serta kemampuan beradaptasi terhadap dinamika tugas yang terus berkembang.

Ia mengingatkan, setiap prajurit TNI harus menjadi prajurit yang profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif. Selain itu, prajurit juga diminta selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga komunikasi yang baik, mempertahankan citra positif institusi TNI, serta mendukung berbagai program pemerintah demi kepentingan rakyat.
Usai memberikan pengarahan, Pangdam menandatangani buku pesan dan kesan, kemudian berfoto bersama prajurit sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi personel yang bertugas di Halmahera Selatan.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke KDKMP, tempat Pangdam disambut Pasiter Kodim 1509/Labuha bersama para Babinsa. Setelah seluruh agenda selesai, Pangdam kembali ke Bandara Oesman Sadik Labuha untuk menghadiri ramah tamah bersama Forkopimda, jajaran Perwira Kodim 1509/Labuha, dan Yonif TP 867/SM.
Selanjutnya, Pangdam XV/Pattimura beserta rombongan bertolak menuju Bandara Pattimura Ambon menggunakan pesawat CASA TNI AD A-9144. Sekitar pukul 13.00 WIT, seluruh rangkaian kunjungan kerja berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kunker Pangdam XV/Pattimura menjadi momentum memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta mendorong program strategis seperti pembentukan Kodam Maluku Kieraha dan Program Emas Hijau di Maluku Utara. (*)



