Infopulau.com — Seorang remaja bernama Zulfikar Tjia (18), warga Desa Jikotamo, Kecamatan Obi, yang masih duduki bangku SMA Negeri 6 Halmahera Selatan, tewas dalam dugaan perkelahian dengan sejumlah pemuda.
Insiden tragis ini terjadi di Desa Setempat, pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 02.45 WIT. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula dari perkelahian antara korban dan beberapa terduga pelaku.
Setelah perkelahian, korban sempat naik sepeda motor dan terjadi kejar-kejaran yang berujung pada kecelakaan. Diduga, saat kecelakaan terjadi, korban mengalami pemukulan hingga meninggal dunia.
Salah satu terduga pelaku telah diamankan oleh Polsek Obi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menuntut keadilan, keluarga korban mendatangi Polsek Obi dan meminta agar kasus ini ditangani secara cepat dan transparan. Mereka khawatir jika penanganan berjalan lambat, keluarga akan mengambil langkah sendiri.
“Kami berharap polisi serius dan segera memproses para pelaku. Kalau tidak ada kepastian hukum, keluarga tidak bisa tinggal diam,” ungkap salah satu kerabat korban.
Sementara itu, Kapolsek Obi, Ipda Daffa Raissa Putra, saat dikonfirmasi melalui Via Watsaaap membenarkan kejadian tersebut.
Insiden itu benar adanya. Awalnya, terjadi perkelahian antara korban dan sejumlah pemuda. Setelah itu, korban sempat naik motor dan terjadi kejar-kejaran hingga korban mengalami kecelakaan yang berunjung maut.
Sekarang, kami masih melakukan olah TKP, dan satu dugaan pelaku masi kami tahan untuk dimintai keterangan lanjutan. Terkait korban, sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” jelasnya
Ia menambahkan, pihak Polsek Obi akan terus mengungkap kasus ini sampai tuntas. “Semoga keluarga korban diberikan ketabahan menghadapi insiden nahas ini,” tandasnya. (*)



